Pahit Menjadi Manis - Pdp Yakub Budi K
35m | Jun 18, 2020Rut 1:15-17
Biasa hidup nyaman, saat keadaan berubah karena krisis orang sulit untuk menerima bahkan dapat membuat putus asa. Saat Betlehem (rumah roti-pemeliharaan) terjadi kelaparan, Naomi pergi ke Moab dan masih bersama suami dan kedua anak lelakinya. Tapi saat kembali ke Betlehem Naomi hanya dengan Rut menantunya.
Kesulitan merubah identitas seseorang, arti kata Naomi : menyenangkan, manis berubah menjadi Mara : pahit, penderitaan. Identitas kita bukan ditentukan dari apa yang dilihat dan apa kata orang orang, jabatan, kekayaan, keadaan kita. Tapi identitas kita sebagai orang percaya adalah anak Allah yang maha tinggi, ciptaan baru dan berharga di mata Tuhan. Apapun yang terjadi identitas kita tetap sebagai anak-anak Allah yang berkemenangan. Krisis yang terjadi hanya tantangan untuk kita kalahkan dan membuat kita semakin kuat.
Saat Rut memiliki komitmen dan keputusan (ay. 16-17) untuk mengikuti kemana Naomi pergi (bergerak menuju destinynya) dan bermalam (menjadikan Allah tempat perlindungan – Maz. 91), bangsamu adalah bangsaku (membangun relasi pergaulan yang baik) dan Allahmu adalah Allahku (membangun iman pada Allah Israel) maka pada akhirnya Rut menjadi berkat “…dialah yang akan menyegarkan jiwamu dan memelihara engkau pada waktu rambutmu telah putih; …. perempuan yang lebih berharga bagimu dari tujuh anak laki-laki.” (Rut 4:15).
Dalam masa krisis yang terjadi sekarang ini, miliki komitmen dan keputusan yang benar dalam Tuhan dan kita akan mengalami breakthrough dalam hidup kita dari yang PAHIT MENJADI MANIS. Amin.
